Senin, 05 September 2011

PSMS Medan ( Ayam Kinantan )



Berdiri: 1950
Alamat: Komplek Dr. T.D. Pardede, Jl. Binjai Km 10,8 Indonesia
Telepon: +62 (0) 61 847 7795
Faksimile: +62 (0) 61 847 7795
Ketua: Dzulmi Eldin
Direktur: Idris SE
Stadion: Teladan
Sejarah Singkat
Persatuan sepakbola Medan dan sekitarnya atau biasa disingkat PSMS Medan adalah sebuah klub sepakbola tanah air yang berbasis di Medan, Sumatra Utara. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini berdiri sejak April 1950, meski sejak 1930 telah berdiri klub Medansche Voetbal Club (MSV) yang diyakini merupakan embrio terbentuknya PSMS.

Sejak dahulu kota Medan memang dikenal dunia oleh karena perkebunan tembakau Delinya. Tak heran jika logo PSMS berupa daun dan bunga tembakau Deli. Permainan keras, cepat, dan ngotot, menjadi karakter tim kebanggaan warga Kota Medan dan sekitarnya ini. Mungkin itu pula yang membuat tim ini pernah menjadi salah satu jawara di era perserikatan, yang hingga sepakbola Indonesia memasuki era profesional, PSMS tetap disegani meski belum pernah sekalipun tampil sebagai juara.

Pasang surut prestasi pun mewarnai perjalanan tim "Plat Merah" ini. Terlebih setelah sempat terdegradasi ke divisi satu pada musim 2003. Untungnya hanya semusim tampil di kasta kedua kompetisi sepakbola nasional, PSMS kembali ke divisi utama. Setelah itu prestasi tim ini terus membaik hingga akhirnya tampil sebagai finalis, yang membuat mereka nyaris memenuhi ambisinya dan mengantongi tiket ke Superliga, kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional.

Sayang jelang digelarnya Superliga medio 12 Juli 2008 silam, tim ini masih dipayungi dengan polemik internal pengurus dengan pihak pengelola yang mencuatkan pengunduran diri PSMS Medan dari Superliga. Untungnya di detik-detik terakhir Badan Liga Indonesia (BLI), selaku pelaksana regulasi kompetisi non-amatir di tanah air, akhirnya mengumumkan jika PSMS tetap menjadi salah satu dari 18 tim kontestan yang lolos untuk tampil di kompetisi yang baru pertama kali digulirkan ini.

Catatan Prestasi :
Perserikatan
1954: Runner-up
1957: Runner-up
1967: Juara
1971: Juara
1975: Juara
1983: Juara
1985: Juara
1992: Runner-up

Liga Indonesia
1994/1995: Peringkat ke-9 Divisi Utama Wilayah Barat
1995/1996: Peringkat ke-11 Divisi Utama Wilayah Barat
1996/1997: Peringkat ke-10 Divisi Utama Wilayah Tengah
1997/1998: Peringkat ke-1 Divisi Utama Wilayah Tengah (liga dihentikan)
1998/1999: Semifinalis Divisi Utama (juara Grup A, peringkat ke-2 Grup Q Babak 10 Besar)
1999/2000: Babak Delapan Besar Divisi Utama (peringkat ke-4 Wilayah Barat)
2001: Semi-Final Divisi Utama (juara Wilayah Barat, juara Grup Barat Babak 8 Besar)
2002: Peringkat ke-11 Divisi Utama (degradasi)
2003: Divisi Satu, Peringkat ke-2 (juara Grup A)
2004: Peringkat ke-7 Divisi Utama
2005: Peringkat ke-4 Divisi Utama 
2006: Peringkat ke-5 Wilayah 1
2007: Runner-up
2009/10: Peringkat ke-9 Grup 1

Superliga Indonesia
2008/09: Peringkat ke-15 (kalah adu penalti 7-6 dari Persebaya Surabaya dalam laga play-off, degradasi ke Divisi Utama)

Gelar Lain
2005: Juara Piala Emas Bang Yos II, di final mengalahkan tim asal Singapura Geylang United FC 5-1.
2005: Juara Piala Emas Bang Yos III, di final mengalahkan Persik Kediri 2-1.
2006: Juara Piala Emas Bang Yos IV, di final mengalahkan PSIS Semarang dengan 4-2 melalui drama adu penalti dan PSMS dinobatkan sebagai pemilik abadi Piala Emas Bang Yos.

Piala Indonesia2005: Semi-Final
2006: Semi-Final
2007: Perempat-Final
2008/09: Perempat-Final
2009/10: tidak berpartisipasi

PSMS

Daftar Juara Liga Indonesia Dari Musim Ke Musim


Liga Indonesia secara profesional digelar sejak tahun 1994, hingga kini Liga Indonesia sudah digelar sebanyak 14 musim dengan 1 musim yakni pada 1997/1998 tidak tuntas karena adanya kerusuhan dan proklamasi 1998. Dari perjalannnya, Liga Indonesia mengalami berbagai perubahan, dari perubahan format kompetisi bahkan perubahan nama.
Persib Bandung menjadi tim pertama yang menjadi juara Liga Indonesia (1994/1996) namun rekor juara terbanyak dipegang oleh Persebaya, Persipura dan Persik Kediri yang masing-masing berhasil 2 kali menjadi juara. Secara keseluruhan tercatat sebanyak 7 tim/klub yang berhasil menjuarai Liga Indonesia yang kini bernama Liga Super/Indonesia Super League ini.
Daftar Juara Liga Indonesia Dari Musim Ke Musim
  • 1994-1995 – Juara : Persib Bandung  / Runner Up : Petrokimia Putra
  • 1995-1996-  Juara : Bandung Raya / Runner Up : PSM Makassar
  • 1996-1997 – Juara : Persebaya Surabaya / Runner Up : Bandung Raya
  • 1997-1998 – Kompetisi tak rampung
  • 1998-1999 – Juara : PSIS Semarang / Runner Up : Persebaya Surabaya
  • 1999-2000 – Juara : PSM Makassar / Runner Up : PKT Bontang
  • 2001 -  Juara : Persija Jakarta / Runner Up : PSM Makassar
  • 2002 – Juara : Petrokimia Putra / Runner Up : Persita Tangerang
  • 2003 – Juara : Persik Kediri / Runner Up : PSM Makassar
  • 2004 – Juara : Persebaya Surabaya / Runner Up : PSM Makassar
  • 2005 – Juara : Persipura Jayapura / Runner Up : Persija Jakarta
  • 2006 – Juara : Persik Kediri / Runner Up : PSIS Semarang
  • 2007 – Juara : Sriwijaya FC / Runner Up :  PSMS Medan
  • 2008-2009 – Juara : Persipura Jayapura / Runner Up : Persiwa Wamena
  • 2009-2010 – Juara : Arema Indonesia / Runner Up : Persipura Jayapura

Persiba Balikpapan ( Beruang Madu + Balistik )



Nama Lengkap : Persiba Balikpapan
* Julukan : Beruang Madu (Baru), Selicin Minyak (Lama)
* Berdiri : 3 Agustus 1950
* Markas : Stadion Persiba, Jl. Parikesit PT. Pertamina,Balikpapan
* Telp : 0542-7029960
* Kapasitas : 8.000 orang
* Suporter : Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik),Persiba Fans Club (PFC), Kemudian menjadi GASPER (Gabungan Suporter Balikpapan)
Stadion: Stadion Persiba

Sejarah Singkat

Persiba Balikpapan atau Persatuan Sepakbola Indonesia Balikpapan merupakan sebuah klub profesional yang bermarkas di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Tim berjuluk Beruang Madu yang dulu (era 90an) sering dijuluki tim Selicin Minyak adalah salah salah satu kontestan Superliga 2008/09, kompetisi paling elit di tanah air.

Sama dengan mayoritas klub lainnya di tanah air, Persiba baru menunjukkan eksistensinya setelah sepakbola Indonesia memasuki era profesional, meski sudah berdiri sejak puluhan tahun silam. Tepatnya pada 1950.

Prestasi tertinggi Persiba sepanjang keikutsertaanya di pentas sepakbola profesional yang ditandai dengan digulirkannya Liga Indonesia sejak musim kompetisi 1994/95 silam, adalah babak delapan besar yang dicapai pada musim kompetisi 2006, lolos lolos Superliga musim ini dan musim 2009/2010 finish diposisi 3 klasemen Indonesia Super League (ISL.

Pasang surut prestasi juga dialami tim ini dengan sekali turun kasta di divisi satu, yakni pada musim 1988/99. Lima musim bergelut di level kedua kompetisi sepakbola nasional, Persiba baru bisa kembali ke divisi utama, setelah mampu menempati peringkat empat wilayah Timur pada musim kompetisi 2004.

Setelah itu, tim kebanggaan publik sepakbola di Balikpapan ini terus bertahan di kompetisi level atas hingga akhirnya sukses menembus Superliga.

Perjalanan di Liga Indonesia :

* 1994/1995: Peringkat ke-15 Divisi Utama Wilayah Timur
* 1995/1996: Peringkat ke-14 Divisi Utama Wilayah Timur
* 1996/1997: Peringkat ke-9 Divisi Utama Wilayah Timur
* 1997/1998: Liga dihentikan karena keamanan nasional
* 1998/1999: Peringkat ke-6 Divisi Utama Grup E (degradasi ke Divisi I)
* 1999/2000: Playoff Divisi I (runner up Wilayah Timur)
* 2001: Peringkat ke-4 Wilayah Timur Divisi I
* 2002: Peringkat ke-5 Divisi I Grup 4
* 2003: Peringkat ke-5 Divisi I Grup D
* 2004: Peringkat ke-4 Divisi I Wilayah Timur (promosi ke Divisi Utama)
* 2005: Peringkat ke-5 Divisi Utama Wilayah Timur
* 2006: Babak 8 Besar Divisi Utama
* 2007: Peringkat ke-7 Divisi Utama Wilayah Timur
* 2008/09: Peringkat ke-12 Indonesia Super League
* 2009/10: Peringkat ke-3 Indonesia Super League
* 2010/11: ?

PSIS Semarang ( Snake Mania + Panser Biru )



Data Klub 

Berdiri    : 1932
Julukan  : Mahesa Jenar
Ketua Umum:Soemarmo HS
Sekretaris:Setyo Agung Nugroho
Ketua Harian:Simon Legiman
General Manajer:Puthut Sutopo
Pelatih:Bonggo Pribadi
Asisten Pelatih:Eko Purjianto
Dokter Tim:dr. Yohanes Elang Sumambar, dr Dwi Yoga Yulianto
Stadion : Jatidiri Semarang
Kapasitas : 25.000
Suporter : Panser Biru dan Snex
Sejarah Singkat
Sejarah team sepakbola kota Semarang telah berlangsung sejak lama ketika kota ini masih berada di bawah kekuasaan pemerintah kolonial. Yang pertama tercatat adalah team sepakbola UNION yang berdiri tanggal 2 Juli 1911. UNION sendiri hanyalah sebutan bagi tim dengan nama Tionghoa Hoa Yoe Hwee Koan. Tim ini mendapatkan hak rechspersoon tahun 1917 dari pemerintah kolonial.

Selanjutnya ada pula tim bernama Comite Kampioens-wedstrijden Tionghoa (CKTH) dengan gedung olahraga di wilayah Seteran. Pada tahun 1926 tim ini berubah nama menjadi Hwa Nan Voetbalbond (HNV). Tercatat klub Hwa Nan ini bahkan telah melakukan pertandingan eksibisi dengan klub luar negeri asal Taiwan, Loh Hua Team Voetbalbond. Di kalangan pendukung pribumi, perkumpulan yang menonjol adalah Tots Ons Doel (TOD) yang didirikan pada 23 Mei 1928, bermarkas di Tanggul Kalibuntang (sekarang Jl. Dr. Cipto). Dalam perjalanannya Tots Ons Doel berganti nama menjadi PS. Sport Stal Spieren (SSS). PS SSS inilah yang kemudian menjadi cikal bakal PSIS Semarang. Pada tahun 1930 team ini berganti nama menjadi Voetbalbond Indonesia Semarang (VIS) yang berlatih di lapangan Karimata Timur.

Setelah PSSI lahir pada 19 April 1930, Voetbalbond Indonesia Semarang berganti nama penjadi Persatuan Sepakbola Indonesia Semarang (PSIS) yang beranggotakan klub sepakbola Romeo, PSKM, REA, MAS, PKVI, Naga, RIM, RDS dan SSS sendiri. Adapun nama klub SSS kemudian berganti menjadi berbahasa Indonesia, Sport Supaya Sehat, sampai sekarang.
Prestasi
1994/1995 : Peringkat 13 Wilayah Timur
1995/1996 : Peringkat 10 Wilayah Timur
1996/1997 : Peringkat 6 Grup Tengah
1998/1999 : Juara Liga Indonesia
1999/2000 : Degradasi ke Divisi satu
2001 : Promosi ke Divisi Utama
2002 : Peringkat 8 Wilayah Timur
2003 : Peringkat 13
2004 : Peringkat 9
2005 : Peringkat 3
2006 : Runner-Up
2007 : Peringkat 10 Wilayah I
2008 : Peringkat 18 ISL
2009 : Peringkat 7 Divisi Utama

Persiwa Wamena ( Laskar Badai Pegunungan )


Persiwa Wamena (Persatuan Sepak Bola Indonesia Wamena) merupakan klub professional dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Berdiri pada 1 Januari 1925, Persiwa memiliki julukan Badai Pegunungan, Laskar Lembah Baliem atau The Highlander. Persiwa menggunakan Stadion Pendidikan, Wamena sebagai kandangnya. Adapun pendukung fanatik Persiwa disebut Persiwamania.
Sebagai klub dari Indonesia Timur, khususnya dari Papua, prestasi Persiwa kalah mentereng dibanding saudara mudanya Persipura Jayapura. Prestasi terbaik Persiwa adalah ketika menjadi Runner up Liga Super Indonesia tahun 2008: Runner-up Liga Super Indonesia. Namun, jika dilihat dari grafik khususnya dari 1994. prestasi Persiwa cenderung semakin membaik, dan bukan tidak mungkin kedepan bisa menjadi juara.Prestasi Persiwa Wamena
  • 1994/1995: Divisi II Liga Indonesia
  • 1995/1996: Divisi II Liga Indonesia
  • 1996/1997: Divisi II Liga Indonesia
  • 1997/1998: Divisi II Liga Indonesia
  • 1998/1999: Divisi II Liga Indonesia
  • 1999/2000: Divisi II Liga Indonesia
  • 2001: Divisi II Liga Indonesia
  • 2002: Divisi II Liga Indonesia
  • 2003: Peringkat 3 Divisi II Liga Indonesia
  • 2004: Promosi ke Divisi I Liga Indonesia
  • 2005: Peringkat 3 Divisi I Liga Indonesia (promosi ke Divisi Utama)
  • 2006: Peringkat 5 Divisi Utama Wilayah Timur Liga Indonesia
  • 2007: 8 Besar Divisi Utama Liga Indonesia
  • 2008: Runner-up Liga Super Indonesia
  • 2010: Runner-up Inter Island Cup 2010

Minggu, 04 September 2011

Persisam Samarinda ( Elang Borneo )



Persisam Putra Samarinda (Persatuan Sepak Bola Indonesia Samarinda) merupakan klub sepakbola professional yang berasal dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Persisam Putra Samarinda merupakan gabungan dari dua klub di Samarinda yakni tim eks Perserikatan yakni Persisam dengan tim dari Galatama yakni Putra Smarinda. Penggabungan inilah yang membuat Persisam Putra Samarinda semakin menampilkan taringnya di kompetisi sepakbola Indonesia. Pada musim 2008/2009, Persisam menjurai Divisi Utama Liga Indonesia yang mengantarkan tim yang bermarkasi di Stadion Segiri dan Stadion Palaran Samarinda ini masuk ke Indonesia Super League.
Persisam memiliki julukan Elang Borneo atau Pesut Mahakam. Dengan dana melimpah, Persisam mampu mendatangkan pemain-pemain bintang dengan gaji yang relatif tinggi. Tim ini mampu berbuat banyak di musim pertamanya di ISL 2009/2010 dan berhasil finish di peringkat 12.
Prestasi Persisam Putra Samarinda
  • 1994/95: Divisi utama

  • 1995/96: Babak 8 Besar divisi utama

  • 1996/97: Peringkat ke-5 wilayah Timur

  • 1997/98: Peringkat ke-4 wilayah Timur

  • 1998/99: Kompetisi dihentikan

  • 1999/00: Peringkat ke-12 wilayah Timur (degradasi ke divisi satu)

  • 2001/02: Papan tengah divisi satu

  • 2002/03: Papan bawah divisi satu (degradasi ke divisi dua)

  • 2004: Babak delapan besar divisi dua

  • 2005: Empat besar divisi dua (promosi ke divisi satu)

  • 2006: Peringkat ke-7 divisi satu

  • 2007: Peringkat ke-3 divisi satu (promosi ke divisi utama)

  • 2008/09: Juara divisi utama (promosi ke Superliga)

Persibo Bojonegoro ( Laskar Angling Dharma - Boro Mania )

Berdiri: 1949
Alamat: Jl. Untung Suropati No. 39-B Indonesia
Telepon: +62 (0) 353 889 402
Faksimile: +62 (0) 353 883 250
Laman Resmi: http://persibo.bojonegoro.com
Ketua: Letkol (Inf) Taufik Risnendar
Direktur: Drs. H. Abdul Choliq, MM
Stadion: Letjen H. Sudirman
Sejarah Singkat
Persatuan Sepakbola Indonesia Bojonegoro atau lebih populer disingkat Persibo adalah sebuah klub sepakbola profesional yang berbasis di Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia. Saat ini, tim milik Pemkot Bojonegoro ini tampil di divisi utama, kasta kedua kompetisi sepakbola nasional.

Berdiri sejak 2000 silam, prestasi terbaik tim ini dicapai pada musim 2003/04 setelah sukses tampil sebagai juara divisi II dan promosi ke divisi I. Tidak hanya itu, pada musim 2007/08, tim ini tampil sebagai juara divisi I dan promosi ke divisi utama.

Pada musim pertamanya berada di kasta kedua sepakbola nasional ini, tim berjuluk Laskar Angling Darma membuat kejutan besar di ajang turnamen Copa Indonesia. Itu setelah mereka menumbangkan tiga tim dari kasta tertinggi Superliga.

Yakni, Arema Malang, Persik Kediri, dan Pelita Jaya untuk melaju ke babak delapan besar turnamen bergengsi yang mempertemukan tiga tim dari divisi berbeda. Sekaligus membuat publik sepakbola nasional tersentak dan mulai memperhitungkan mereka. 

Satu prestasi yang patut menjadi catatan tentunya mengingat tim kebanggaan Boromania --julukan suporter fanatik Persibo-- baru berdiri sejak 2000 silam. Ya, usai yang masih cukup belia dibandingkan dengan tiga tim yang berhasil mereka permalukan tersebut.
Tim “Laskar Angling Dharma” berdiri pada 12 Maret 1949 dan merupakan juara Divisi Utama musim 2009-1010. Dengan prestasi tersebut, klub ini siap menoreh lembaran sejarah baru di Liga Primer Indonesia.

Catatan Prestasi :
Liga Indonesia

2001/02: Runner-up Divisi II (promosi ke Divisi I)
2002/03: Degradasi ke Divisi II
2003/04: Juara Divisi II (promosi ke Divisi I)
2004/05: Peringkat ke-6 Divisi I
2005/06: Bertahan di Divisi I
2006/07: Bertahan di Divisi I
2007/08: Juara Divisi I (promosi ke Divisi Utama)
2008/09: Peringkat ke-6 Divisi Utama Liga II
2009/10: Juara Divisi Utama (promosi ke Superliga)

Piala Indonesia
2005: Putaran 1
2006: Putaran 2
2007: 32 Besar
2008/09: Perempat-Final
2009/10: 16 Besar

Kompetisi Lainnya
2006: Peringkat ke-3 Piala Gubernur Jatim
2007: Putaran 2 Piala Gubernur Jatim
2008/09: Semi-Final Piala Gubernur Jatim
Persibo Bojonegoro