Jumat, 19 Agustus 2011

Apa Sii Arti CInta ???



Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling…. (saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dll). Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan, cinta hanya dapat brjalan apabila ke-2 belah phiak melakukan “saling” tersebut… cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya. APA SIH ARTINYA CINTA ? Kadang kita juga bingung, untuk mengartikan arti cinta, memang cita itu kadang bikin hati kita senang kadang hati kita benci pada seseorang. Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab, Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan, Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian, Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir. Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam. Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik. Mengapa menunggu? Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa. Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono. Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu. Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu, Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu, Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu. Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius. Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam, Kota Roma tidak dibangun dalam sehari, Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan, Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan. Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian kita tidaklah sia-sia. Walaupun menunggu membutuhkan banya hal – iman, keberanian, dan pengharapan -penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan. Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting. Cheer, Cinta itu indah tapi yang indah-indah belum tentu cinta









cinta dan hakikatnya

Jika kamu mencintai seseorang dan dia tidak membalasnya, jangan salahkan dirimu, tidak ada yang salah dengan dirimu. Karena cinta hanya memilih untuk tidak bersemayam di dalam hatinya.
Jika kamu dicintai seseorang dan kamu tidak mencintainya, kamu harus merasa terhormat karena cinta datang mengetuk pintu hatimu. Namun tolaklah dengan lembut anugrah yang tak dapat kamu balas ini. Janganlah kamu ambil keuntungan darinya dan janganlah kamu berbuat yang menyakitkan. Bagaimana kamu memperlakukan cinta adalah bagaimana kamu memperlakukan dirimu sendiri. Karena semua hati merasakan rasa bahagia dan rasa pedih yang sama, meskipun hidup yang kita jalani berbeda-beda.
Jika kamu mencintai seseorang dan ia membalasnya, namun cinta memutuskan untuk pergi. Tak usah kamu berusaha meraihnya kembali atau bahkan menyalahkan. Relakanlah, karena semua kejadian mempunyai alasan dan mempunyai makna dan hikmah dibaliknya. Waktu yang kan membuka semuanya.
Ingatlah, bahwa bukan dirimu yang memilih cinta, namun cinta yg memilih kamu. Yang dapat kamu lakukan hanyalah menerimanya dengan segala rasa gembira dan bahkan rasa sakit yang diakibatkannya. Nikmati kebahagiaan yang meluap-luap saat dia memasuki hidupmu dan ikhlaskanlah saat dia pergi meninggalkanmu.
Banyak orang yang salah mengartikan cinta. Mereka berpikir kalau cinta sebagai sebuah kebutuhan. Merasa seakan-akan hati adalah gelas yang kosong dan perlu diisi dengan cinta. Merasa kalau cinta adalah sesuatu yang mengalir kepada mereka, bukan dari mereka. Mereka lupa makna cinta sebagai sebuah anugrah, bahwasanya cinta bisa berkembang jika kita memberikannya kepada orang lain.
Satu hal yang harus kamu ingat dan camkan dalam hati. Cinta punya masanya, punya musimnya dan punya alasannya sendiri untuk datang dan pergi. Kamu tak bisa membujuknya atau bahkan memaksanya untuk datang dan tinggal.
Saat cinta memutuskan untuk pergi meninggalkan hatimu atau hati orang yang kamu cintai, tak ada yang bisa kamu lakukan dan tak ada yang harus kamu lakukan. Cinta selalu dan akan terus menjadi sebuah misteri dan keajaiban. Bahagialah karena cinta pernah datang dan hidup dalam hatimu, meski hanya sesaat.'


CINTA BAGIKU


Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling…. (saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dll). Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan, cinta hanya dapat brjalan apabila ke-2 belah phiak melakukan “saling” tersebut… cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya.
Cinta adalah memberikan kasih sayang bukannya rantai. Cinta juga tidak bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja. CInta indah namun kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Batas cinta dan benci juga amat tipis tapi dengan cinta dunia yang kita jalani serasa lebih ringan.
Cinta itu perasaan seseorang terhadap lawan jenisnya karena ketertarikan terhadap sesuatu yang dimiliki oleh lawan jenisnya (misalnya sifat, wajah dan lain lain). Namun diperlukan pengertian dan saling memahami untuk dapat melanjutkan hubungan, haruslah saling menutupi kekurangan dan mau menerima pasangannya apa adanya, tanpa pemaksaan oleh salah satu pihak. Berbagi suka bersama dan berbagi kesedihan bersama.
Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat, Menurut saya pribadi cinta itu dapat membuat orang itu dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebihb aik daripada sebelum ia mengenal cinta itu. Cinta itu sesuatu yang suci dan janganlah kita menodai cinta yang suci itu dengan ke-egoisan kita yang hanya menginginkan enaknya buat kita dan ndak enaknya buat kamu. TIPS; untuk mengawetkan cinta dibutuhkan PENGERTIAN!
Suatu perasaan terdalam manusia yangmembuatnya rela berkorban apa saja demi kebahagiaan orang yang dicintainya. Pengorbanannya itu tulus, tidak mengharap balasan. Kalau misalnya memberi banyak hadiah ke seseorang tapi dengan syarat orang itu harus membalasnya dengan mau jadi kekasihnya, itu bukan cinta namanya. CInta tidak bisa diukur dengan materi ataupun yang berasal dari dunia fana. Dan percayalah… cinta terbesar biasanya selalu datang dari ibu kandung, bukan dari pacar (sebab cinta pacar bisa luntur suatu saat atau setelah menikah kelak).
Cinta, membuat bahagia, duka ataupun buta. Cinta itu penuh pengorbanan, kepahitan, keindahan dan kehangatan. Cinta adalah sebuah keinginan untuk memberi tanpa harus meminta apa-apa, namun cinta akan menjadi lebih indah jika keduanya saling memberi dan menerima, sehingga kehangatan, keselarasan dan kebersamaan menjalani hidup dapat tercapai. CInta adalah kata yang memiliki banyak makna, bergantung bagaimana kita menempatkannya dalam kehidupan. Ai wa atatakai koto da.
Cinta itu bisa membuat orang buta akan segalanya hanya demi rasa sayang terhadap sang kekasih. Kita juga tau apa maknanya cinta itu. Cinta psti bisa membuat orang merasakan suka dan duka pada waktu yang sama ketika kita berusaha mendapat kebahagiaan bersama. Jadi bukanlah kebahagiaan untuk kita sendiri. Meskipun demikian kita jangan samapi salah langkah agar tidak menuju kesengsaraan. Lakukanlah demi orang yang kamu kasihi agar kau tidak merasa sia-sia tanpa guna. Karena hal itulah yang membuat hidup menjadi lebih hidup (Losta Masta).
Cinta adalah perasaan hangat yang mampu membuat kita menyadari betapa berharganya kita, dan adanya seseorang yang begitu berharga untuk kita lindungi. CInta tidaklah sebatas kata-kata saja, karena cinta jauh lebih berharga daripada harta karun termahal di dunia pun. Saat seseorang memegang tanganmu dan bilang ” Aku cinta kamu…” pasti menjadi perasaan hangat yang istimewa! Karena itu, saat kamu sudah menemukan seseorang yang begitu berharga buat kamu, jangan pernah lepaskan dia! Namun adakalanya cinta begitu menyakitkan, dan satu-satunya jalan untuk menunjukkan cintamu hanyalah merlekan dia pergi.
Cinta itu adalah sebuah perasaan yang tidak ada seorangpun bisa mengetahui kapan datangnya, bahkan sang pemilik perasaan sekalipun. Jika kita sudah mengenal cinta, kita akan menjadi orang yang paling berbahagia di dunia ini. Akan tetapi, bila cinta kita tak terbalas, kita akan merasa bahwa kita adalah orang paling malang dan kita akan kehilangan gairah hidup. Dengan cinta, kita bisa belajar untuk menghargai sesama, serta berusaha untuk melindungi orang yang kita cintai, apaun yang akan terjadi pada kita. Ai ga kirei’n da!
Cinta merupakan anugerah yang tak ternilai harganya dan itu di berikan kepada makhluk yang paling sempurna, manusia. Cinta tidak dapat diucapkan dengan kata-kata, tidak dapat dideskripsikan dengan bahasa apaun. Cinta hanya bisa dibaca dengan bahasa cinta dan juga dengan perasaan. Cinta adalah perasaanyang universal, tak mengenalgender, usia, suku ataupun ras. Tak perduli cinta dengan sesama mansuia, dengan tumbuhan, binatang, roh halus,ataupun dengan Sang Pencipta. Lagipula, cintaitu buta. Buta sama degnan meraba-raba. Jadi… cinta itu meraba-raba…… meraba-raba isi hati yang dicinta…

Kamis, 18 Agustus 2011

Sejarah Batik Indonesia


BatikBatik Indonesia akhirnya secara resmi dimasukan dalam 76 warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Batik Indonesia dinilai sarat dengan teknik, symbol, dan budaya yang tidak lepas dari kehidupan masyarakat sejak lahir hingga meninggal
Masuknya batik Indonesia dalam daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNESCO) diumumkan dalam siaran pers diportal UNESCO pada tanggal 30 September 2009, batik tradisi dari 76 seni dan tradisi dari 27 negara yang diakui UNESCO dalam daftar warisan budaya tak benda melalui keputusan komite 24 negara yang tengah bersidang di Abu Dhabi Uni Emirat Arab, hingga jumat 2 Oktober 2009
Seni dan Budaya tradisi China serta Jepang mendominasi Daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia yang diumumkan UNESCO sebanyak 21 Warisan budaya china masuk dalam daftar tersebut, mulai dari teknik pemotongan kertas yang rumit yang biasa diwariskan dari ibu ke anak perempuan, kerajinan, dan pertanian ulat sutra di propinsi Sichuan, hingga upaya penyembahan dwi laut Mazu. Ada pula seni Opera Tibet, seni dekorasi Regong, puisi kepahlawanan masyarakat Kyrgiz di Xinjiang hingga tradisi mmasyarakat Mongolia berupa ritual nyanyian poliponik.
Sebanyak 13 warisan budaya Jepang diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, warisan budaya itu antara lain tarian dan prosesi rakyat Akiu di Jepang Utara hingga pertujunkan seni tertua Jepang yang disebut Gagaku.
Tari tango yang kesohor di dunia juga diakui sebagai warisan budaya tak benda yang diumumkan. Tari tradisional itu awalnya berkembang dimasyarakat kota kelas bawah di Buenos Aires Argentina.
Batik Bagian Keseharian Bangsa Indonesia.
Ohamad Nuh, Menteri Ad Interim Kebudayaan dan Pariwisata mengatakan, pengakuanh batik Indonesia secara Internasional tidak bermakna jika masyarakat Indonesia sendiri tidak mengapresiasi batik. Perkembangan batik sekarang mesti terus dipertahankan sehingga tetap menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Pemerintah akan mengembangkan pengakuan, lalu juga untuk memperkuat promosi, Dengan demikian, sentra-sentra batik yang ada semakin berkembang dan mampu memunculkan keunikan-keunikan dalam kreasi batik, selain itu pemerintah akan membantu supaya batik mudah mendapat lisensi atau hak paten.
Guru besar Arkeologi Universitas Gadjah Mada, Timbul Haryono, yang telah beberapa kali meneliti sejarah, makna, dan filosofi batik mengatakan, teknik membatik sesungguhnya bukan sebuah penemuan yang tiba-tiba, Batik merupakan proses panjang pengolahan kain yang terus dikembangkan secara turun.temurun, Proses ini seharusnya tidak berhenti meski batik telah diakui sebagai warisan dunia.
Kurator Musium Batik Yogyakarta, Prayoga mengatakan imbauan untuk mengenakan busana bermotif mirip batik yang banyak diserukan pemerintah saat ini baru sebatas tindakan sosialisasi, namun hal ini belum bisa disebut pelestarian karena tidak ada pewarisan pengetahuan mengenai batik.
“Saat ini masih banyak orang masih salah menyangka bahwa batik adalah motif kain. Padahal batik merujuk teknik pembuatan motif di kain berikut filosofinya” kata Prayoga
Batik Indonesia memiliki keunikan yang tidak yang tidak ditemukan di Negara lain, keunikan itu terletak pada penggunaan malam atau campuran sarang lebah, lemak hewan, dan getah tanaman dalam pembuatannya. Hal ini berbeda dengan teknik pembuatan motif kain dari China ataupun Jepang yang menggunakan lilin.
Gusti Bendara Raden Ayu (GBRAy) Murdokusumo Hardiningrat mengatakan, pecinta batik saat ini banyak, tetapi pembuatanya semakin berkurang. Selain regenerasi tidak berjalan mulus, kesejahteraan perajin batik juga masih jauh dari harapan.

Sejarah Wayang Indonesia


Pewayanganwayang berasal dari kata wayangan yaitu sumber ilham dalam menggambar wujud tokoh dan cerita sehingga bisa tergambar jelas dalam batin si penggambar karena sumber aslinya telah hilang, di awalnya, wayang adalah bagian dari kegiatan religi animism menyembah ‘hyang’, itulah inti-nya dilakukan antara lain di saat-saat panenan atau taneman dalam bentuk upacara ruwatan, tingkeban, ataupun ‘merti desa’ agar panen berhasil atau pun agar desa terhindar dari segala mala (masih ingat lakon ‘sudamala’, kan?)
di tahun (898 – 910) M wayang sudah menjadi wayang purwa namun tetap masih ditujukan untuk menyembah para sanghyang seperti yang tertulis dalam prasasti balitung sigaligi mawayang buat hyang, macarita bhima ya kumara (terjemahan kasaran-nya kira-kira begini : menggelar wayang untuk para hyang menceritakan tentang bima sang kumara) di jaman mataram hindu ini, ramayana dari india berhasil dituliskan dalam bahasa jawa kuna (kawi) pada masa raja darmawangsa, 996 – 1042 M
mahabharata yang berbahasa sansekerta delapan belas parwa dirakit menjadi sembilan parwa bahasa jawa kuna lalu arjuna wiwaha berhasil disusun oleh mpu kanwa di masa raja erlangga
sampai di jaman kerajaan kediri dan raja jayabaya mpu sedah mulai menyusun serat bharatayuda yang lalu diselesaikan oleh mpu panuluh tak puas dengan itu saja, mpu panuluh lalu menyusun serat hariwangsa dan kemudian serat gatutkacasraya menurut serat centhini, sang jayabaya lah yang memerintahkan menuliskan ke rontal (daun lontar, disusun seperti kerai, disatukan dengan tali) di jaman awal majapahit wayang digambar di kertas jawi (saya juga tidak tahu, apa arti ‘kertas jawi’ ini ) dan sudah dilengkapi dengan berbagai hiasan pakaian
masa-masa awal abad sepuluh bisa kita sebut sebagai globalisasi tahap satu ke tanah jawa
kepercayaan animisme mulai digeser oleh pengaruh agama hindu yang membuat ‘naik’-nya pamor tokoh ‘dewa’ yang kini ‘ditempatkan’ berada di atas ‘hyang’
abad duabelas sampai abad limabelas adalah masa ‘sekularisasi’ wayang tahap satu dengan mulai disusunnya berbagai mythos yang mengagungkan para raja sebagai keturunan langsung para dewa abad limabelas adalah dimulainya globalisasi jawa tahap dua kini pengaruh budaya islam yang mulai meresap tanpa terasa dan pada awal abad keenambelas berdirilah kerajaan demak ( 1500 – 1550 M ) ternyata banyak kaidah wayang yang berbenturan dengan ajaran islam maka raden patah memerintahkan mengubah beberapa aturan wayang yang segera dilaksanakan oleh para wali secara gotongroyong wayang beber karya prabangkara (jaman majapahit) segera direka-ulang dibuat dari kulit kerbau yang ditipiskan (di wilayah kerajaan demak masa itu, sapi tidak boleh dipotong untuk menghormati penganut hindu yang masih banyak agar tidak terjadi kerusuhan berthema sara . . . )
gambar dibuat menyamping, tangan dipanjangkan, digapit dengan penguat tanduk kerbau, dan disimping sunan bonang menyusun struktur dramatika-nya sunan prawata menambahkan tokoh raksasa dan kera dan juga menambahkan beberapa skenario cerita raden patah menambahkan tokoh gajah dan wayang prampogan sunan kalijaga mengubah sarana pertunjukan yang awalnya dari kayu kini terdiri dari batang pisang, blencong, kotak wayang, dan gunungan
sunan kudus kebagian tugas men-dalang ‘suluk’ masih tetap dipertahankan, dan ditambah dengan greget saut dan adha-adha pada masa sultan trenggana bentuk wayang semakin dipermanis lagi mata, mulut, dan telinga mulai ditatahkan (tadinya hanya digambarkan di kulit kerbau tipis) susuhunan ratu tunggal, pengganti sultan trenggana, tidak mau kalah dia ciptakan model mata liyepan dan thelengan (joan crawford pun mestinya bayar royalti pada dia, nih !)
selain wayang purwa sang ratu juga memunculkan wayang gedhog yang hanya digelar di lingkungan dalam keraton saja
sementara untuk konsumsi rakyat jelata sunan bonang menyusun wayang damarwulan jaman kerajaan pajang memberikan ciri khas baru wayang gedhog dan wayang kulit mulai ditatah tiga dimensi (mulai ada lekukan pada tatahan) bentuk wayang semakin ditata : raja dan ratu memakai mahkota/topong rambut para satria mulai ditata, memakai praba dan juga mulai ditambahkan celana dan kain
di jaman ini pula lah sunan kudus memperkenalkan wayang golek dari kayu sedang sunan kalijaga menyusun wayang topeng dari kisah-kisah wayang gedog dengan demikian wayang gedog pun sudah mulai memasyarakat di luar keratin di masa mataram islam wayang semakin berkembang
panembahan senapati menambahkan berbagai tokoh burung dan hewan hutan dan rambut wayang ditatah semakin halus sultan agung anyakrawati menambahkan unsur gerak pada wayang kulit pundak, siku, dan pergelangan wayang mulai diberi sendi posisi tangan berbentuk ‘nyempurit’ dengan adanya inovasi ini muncul pula tokoh baru : cakil, tokoh raksasa bertubuh ramping yang sangat gesit dan cekatan sultan agung anyakrakusuma, pengganti beliau, ikut menyumbang bentuk mata semakin diperbanyak dan pada beberapa tokoh dibuat beberapa wanda (bentuk)
setelah semua selesai dilaksanakan, diciptakan seorang tokoh baru raksasa berambut merah bertaji seperti kuku yang akhirnya disebut ‘buta prapatan’ atau ‘buta rambutgeni’ (catatan hms : mungkinkah ini ada kaitannya dengan berdirinya voc di tahun 1602 ? ) berbagai inovasi dan reka-ulang wayang masih terus berlangsung dari jaman mataram islam sampai jaman sekarang
a.l. dengan munculnya ide-ide ‘nyeleneh’ para dhalang berbagai peralatan elektronis mulai ikut berperan dalam tata panggung maupun perangkat gamelan begitu pula dalam hal tata pakaian yang dikenakan oleh ki dhalang, pesinden, maupun para juru karawitan dalam hal skenario-nya pun senantiasa ada pergeseran sehingga kini sudah semakin sulit dihakimi
mana yang cerita ‘pakem’ dan mana ‘carangan’ (cerita tentang asal-usul semar, misalnya, ada beberapa versi yang semuanya layak untuk dipelajari )

Senin, 15 Agustus 2011

OMONG KOSONG CINTA



Orang bangga dengan cinta. Dimana-mana mudah mengucapkan kata yang bahkan parameternya tidak bisa ditetapkan itu. Tidak ada standar minimal kelayakan mengucapkan kata itu.
Cinta adalah kata-kata keji yang dimanfaatkan untuk menipu orang-orang naif. Tujuannya agar orang itu lebih lembut & penurut kepadanya. Setelah kebutuhannya terpenuhi, orang naif tersebut akan disingkirkan.
”Habis manis, sepah dimusnahkan!”
Apa kamu pernah sadar? Kebanyakan orang menikah bukan karna cinta, tapi karna kebutuhan. Butuh uang, nafsu, anak, menutupi rasa malu di depan masyarakat, umur, memenuhi tradisi nenek moyang, atau hanya butuh pembantu gratis untuk membersihkan rumahnya.
Kaum pria sepertinya hanya butuh baby-sitter untuk mengurus keperluan sehari-hari. Sedangkan kaum wanita sepertinya hanya butuh bank uang beserta asuransi untuk hidup yang terjamin. Sebenarnya yang dibutuhkan simpel, misalnya dia menikah dengan A. Tidak harus A yang jadi pasangannya, siapapun yang lebih sama dengan A juga boleh.
Logika matematisnya:
Jika, A > B > C , A akan dipertahankan
Jika, D > A , A akan dibuang dan digantikan oleh D
Tapi sebelumnya, pasti orang itu bilang cinta dulu ke A. Apalagi kalau bukan untuk membuat A menurut! Atau hanya untuk formalitas.
Yang lebih memuakkan lagi adalah saat orang mencari pacar. Biasanya lagi gencar-gencarnya umur 16-25 tahun. Step-step yang mereka pakai hampir sama saja, modus kejahatannya nyaris identik, meliputi:
1. Pencarian korban
Tahap pencarian korban, cara kerjanya seperti menjala ikan. Tebar pesona dimana-mana (kampus, FB, twitter, organisasi, dll), hingga memiliki banyak link. Bisa berupa tatapan mata, senyuman, sapaan, dan obrolan ringan. Lalu korban diseleksi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria biasanya lebih tinggi dari kualitas si pelaku sendiri. Kriteria harusnya sesuai dengan diri si pelaku. Tapi biasanya hanya dinilai dari penampilan, harta, tingkat kesulitan, popularitas, pintar, dll.
2. Perkenalan
Setelah seleksi (udah kaya paling sempurna aja pakai seleksi segala), beberapa kandidat ditetapkan. Lalu pelaku mencoba berkenalan dengan korban, biasanya dengan modus ingin menjadi teman. Atau untuk jenis pecundang, nyuri nomor HPnya. Neror dulu, setelah mau dipaksa kenalan baru ngaku nama. Maksa jadi teman tiap hari, sms yang ga penting. Ujung-ujungnya minta ketemuan.
”met malem..” ih… Bodoh banget dah! Malem pake diselametin..hahaha
”kamu udah makan belom?” hueks…!!! Emangnya baca sms kaya gitu bisa bikin kenyang apa?
”jangan telat makan ya!” cih… Emang apa yang bisa dia lakuin kalau telat makan? Dasar omong doang.
”aku mau berteman aja sama kamu” hua! Munafik! Ibarat kanker, gejala awal ga kerasa. Pelan-pelan nyerang semua organ terus mematikan!
Tebar sms dimana-mana, seperti menebar CV ke beberapa perusahaan. Kalau 1 perusahaan nolak, masih ada harapan di perusahaan lain.
Teman tapi semakin lama semakin menuntut & berlebihan. Kemudian berlagak jadi pejuang cinta sejati.
Pejuang sejati? Pernahkah kamu liat status atau wall FB/twitter/jejaring sosial lain, yang memperlihatkan orang bicara tentang cinta di tempat umum itu? Nah! Kira-kira dia sedang memasuki fase ini (bisa juga baru mau ke step 1 dan awal step 4)
3. Tembak
Setelah cukup dekat, kiranya korban telah masuk ke jebakan. Dilakukan proses menembak untuk memastikan korban mati ditangannya.
Kalau diterima masuk ke step 4, kalau ditolak masih ada kandidat lain (bisa juga balik ke step 1). Kadang semua kandidat menerima, lumayan buat selingan!
4. Monoton
Tantangan telah berlalu, hubungan awalnya sangat manis.
”aku ga akan ninggalin kamu sayang” cih.. Kalau putus bilang:
”aku cuma bercanda bilang kaya gitu, kamunya aja yang terlalu serius”
Lama-lama si pelaku bosan, hari-hari diisi dengan hal yang sama saja. Bagaimana tidak? Salah sendiri tidak mencari yang sesuai dengan dirinya.
5. Buang
Baru sadar ga butuh, lalu membuangnya dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.
”pengen aja”
”ga jodoh”
‘ga cocok”
”kamu telalu bla…bla…bla…”
Atau yang lebih parah maen ganti ban tanpa pemberitahuan.
6. Kembali ke step 1
Semua diulangi bagaikan lingkaran setan.
hmm.. 6 step di atas masih bisa dimodifikasi tergantung kreativitas si pelaku.
”Aku mencintaimu” kurang lebih artinya sama dengan ”Aku akan memanfaatkanmu sepenuhnya!”
Aku sendiri mengartikan ”Aku akan menipumu seumur hidup!”
hmm.. Lebih baik singkirkan sebelum terlambat. Kalau membunuh diperbolehkan, aku akan menebas kepalanya saat seseorang bilang cinta di depanku. Menusuk jantungnya juga boleh :)
Kata salah satu bekas temanku:
”Cinta adalah pemaksaan arti cinta itu sendiri”
hmm… Memang.. Saat kamu mencintai seseorang, kamu akan memakai caramu sendiri untuk mencintainya, walaupun dia tidak nyaman sama sekali. Cinta sejati adalah keadaan dimana pemaksaan itu tidak terasa lagi. Kedua pihak sama-sama menyukai caranya.
Cinta sejati? Yup.. Keadaan yang memungkinkan untuk saling memanfaatkan & menyakiti.
Mungkin itu artinya, tapi aku tetap tidak percaya.
Menurutku, cinta adalah sejenis penyakit akibat pengaruh hormon. Hormon dopamine, endorpin, fenylethilamin, adrenalin, dan hormon-hormon pendukung lainnya.
Hanya beberapa waktu bertahan, lalu akan menghilang dengan sendirinya.
Wajar jika orang jatuh cinta itu jadi bodoh. Dimana-mana yang namanya orang sakit itu kemampuan berpikirnya menurun.
Katanya tidak bisa hidup tanpa cinta? Tentu, kalian juga tidak bisa hidup tanpa sampah & bakteri.
Tolong jangan tulari aku!
Hmm.. Semoga kalian cepat sembuh..Orang bangga dengan cinta. Dimana-mana mudah mengucapkan kata yang bahkan parameternya tidak bisa ditetapkan itu. Tidak ada standar minimal kelayakan mengucapkan kata itu.
Cinta adalah kata-kata keji yang dimanfaatkan untuk menipu orang-orang naif. Tujuannya agar orang itu lebih lembut & penurut kepadanya. Setelah kebutuhannya terpenuhi, orang naif tersebut akan disingkirkan.
”Habis manis, sepah dimusnahkan!”
Apa kamu pernah sadar? Kebanyakan orang menikah bukan karna cinta, tapi karna kebutuhan. Butuh uang, nafsu, anak, menutupi rasa malu di depan masyarakat, umur, memenuhi tradisi nenek moyang, atau hanya butuh pembantu gratis untuk membersihkan rumahnya.
Kaum pria sepertinya hanya butuh baby-sitter untuk mengurus keperluan sehari-hari. Sedangkan kaum wanita sepertinya hanya butuh bank uang beserta asuransi untuk hidup yang terjamin. Sebenarnya yang dibutuhkan simpel, misalnya dia menikah dengan A. Tidak harus A yang jadi pasangannya, siapapun yang lebih sama dengan A juga boleh.
Logika matematisnya:
Jika, A > B > C , A akan dipertahankan
Jika, D > A , A akan dibuang dan digantikan oleh D
Tapi sebelumnya, pasti orang itu bilang cinta dulu ke A. Apalagi kalau bukan untuk membuat A menurut! Atau hanya untuk formalitas.
Yang lebih memuakkan lagi adalah saat orang mencari pacar. Biasanya lagi gencar-gencarnya umur 16-25 tahun. Step-step yang mereka pakai hampir sama saja, modus kejahatannya nyaris identik, meliputi:
1. Pencarian korban
Tahap pencarian korban, cara kerjanya seperti menjala ikan. Tebar pesona dimana-mana (kampus, FB, twitter, organisasi, dll), hingga memiliki banyak link. Bisa berupa tatapan mata, senyuman, sapaan, dan obrolan ringan. Lalu korban diseleksi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria biasanya lebih tinggi dari kualitas si pelaku sendiri. Kriteria harusnya sesuai dengan diri si pelaku. Tapi biasanya hanya dinilai dari penampilan, harta, tingkat kesulitan, popularitas, pintar, dll.
2. Perkenalan
Setelah seleksi (udah kaya paling sempurna aja pakai seleksi segala), beberapa kandidat ditetapkan. Lalu pelaku mencoba berkenalan dengan korban, biasanya dengan modus ingin menjadi teman. Atau untuk jenis pecundang, nyuri nomor HPnya. Neror dulu, setelah mau dipaksa kenalan baru ngaku nama. Maksa jadi teman tiap hari, sms yang ga penting. Ujung-ujungnya minta ketemuan.
”met malem..” ih… Bodoh banget dah! Malem pake diselametin..hahaha
”kamu udah makan belom?” hueks…!!! Emangnya baca sms kaya gitu bisa bikin kenyang apa?
”jangan telat makan ya!” cih… Emang apa yang bisa dia lakuin kalau telat makan? Dasar omong doang.
”aku mau berteman aja sama kamu” hua! Munafik! Ibarat kanker, gejala awal ga kerasa. Pelan-pelan nyerang semua organ terus mematikan!
Tebar sms dimana-mana, seperti menebar CV ke beberapa perusahaan. Kalau 1 perusahaan nolak, masih ada harapan di perusahaan lain.
Teman tapi semakin lama semakin menuntut & berlebihan. Kemudian berlagak jadi pejuang cinta sejati.
Pejuang sejati? Pernahkah kamu liat status atau wall FB/twitter/jejaring sosial lain, yang memperlihatkan orang bicara tentang cinta di tempat umum itu? Nah! Kira-kira dia sedang memasuki fase ini (bisa juga baru mau ke step 1 dan awal step 4)
3. Tembak
Setelah cukup dekat, kiranya korban telah masuk ke jebakan. Dilakukan proses menembak untuk memastikan korban mati ditangannya.
Kalau diterima masuk ke step 4, kalau ditolak masih ada kandidat lain (bisa juga balik ke step 1). Kadang semua kandidat menerima, lumayan buat selingan!
4. Monoton
Tantangan telah berlalu, hubungan awalnya sangat manis.
”aku ga akan ninggalin kamu sayang” cih.. Kalau putus bilang:
”aku cuma bercanda bilang kaya gitu, kamunya aja yang terlalu serius”
Lama-lama si pelaku bosan, hari-hari diisi dengan hal yang sama saja. Bagaimana tidak? Salah sendiri tidak mencari yang sesuai dengan dirinya.
5. Buang
Baru sadar ga butuh, lalu membuangnya dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.
”pengen aja”
”ga jodoh”
‘ga cocok”
”kamu telalu bla…bla…bla…”
Atau yang lebih parah maen ganti ban tanpa pemberitahuan.
6. Kembali ke step 1
Semua diulangi bagaikan lingkaran setan.
hmm.. 6 step di atas masih bisa dimodifikasi tergantung kreativitas si pelaku.
”Aku mencintaimu” kurang lebih artinya sama dengan ”Aku akan memanfaatkanmu sepenuhnya!”
Aku sendiri mengartikan ”Aku akan menipumu seumur hidup!”
hmm.. Lebih baik singkirkan sebelum terlambat. Kalau membunuh diperbolehkan, aku akan menebas kepalanya saat seseorang bilang cinta di depanku. Menusuk jantungnya juga boleh :)
Kata salah satu bekas temanku:
”Cinta adalah pemaksaan arti cinta itu sendiri”
hmm… Memang.. Saat kamu mencintai seseorang, kamu akan memakai caramu sendiri untuk mencintainya, walaupun dia tidak nyaman sama sekali. Cinta sejati adalah keadaan dimana pemaksaan itu tidak terasa lagi. Kedua pihak sama-sama menyukai caranya.
Cinta sejati? Yup.. Keadaan yang memungkinkan untuk saling memanfaatkan & menyakiti.
Mungkin itu artinya, tapi aku tetap tidak percaya.
Menurutku, cinta adalah sejenis penyakit akibat pengaruh hormon. Hormon dopamine, endorpin, fenylethilamin, adrenalin, dan hormon-hormon pendukung lainnya.
Hanya beberapa waktu bertahan, lalu akan menghilang dengan sendirinya.
Wajar jika orang jatuh cinta itu jadi bodoh. Dimana-mana yang namanya orang sakit itu kemampuan berpikirnya menurun.
Katanya tidak bisa hidup tanpa cinta? Tentu, kalian juga tidak bisa hidup tanpa sampah & bakteri.
Tolong jangan tulari aku!
Hmm.. Semoga kalian cepat sembuh..Orang bangga dengan cinta. Dimana-mana mudah mengucapkan kata yang bahkan parameternya tidak bisa ditetapkan itu. Tidak ada standar minimal kelayakan mengucapkan kata itu.
Cinta adalah kata-kata keji yang dimanfaatkan untuk menipu orang-orang naif. Tujuannya agar orang itu lebih lembut & penurut kepadanya. Setelah kebutuhannya terpenuhi, orang naif tersebut akan disingkirkan.
”Habis manis, sepah dimusnahkan!”
Apa kamu pernah sadar? Kebanyakan orang menikah bukan karna cinta, tapi karna kebutuhan. Butuh uang, nafsu, anak, menutupi rasa malu di depan masyarakat, umur, memenuhi tradisi nenek moyang, atau hanya butuh pembantu gratis untuk membersihkan rumahnya.
Kaum pria sepertinya hanya butuh baby-sitter untuk mengurus keperluan sehari-hari. Sedangkan kaum wanita sepertinya hanya butuh bank uang beserta asuransi untuk hidup yang terjamin. Sebenarnya yang dibutuhkan simpel, misalnya dia menikah dengan A. Tidak harus A yang jadi pasangannya, siapapun yang lebih sama dengan A juga boleh.
Logika matematisnya:
Jika, A > B > C , A akan dipertahankan
Jika, D > A , A akan dibuang dan digantikan oleh D
Tapi sebelumnya, pasti orang itu bilang cinta dulu ke A. Apalagi kalau bukan untuk membuat A menurut! Atau hanya untuk formalitas.
Yang lebih memuakkan lagi adalah saat orang mencari pacar. Biasanya lagi gencar-gencarnya umur 16-25 tahun. Step-step yang mereka pakai hampir sama saja, modus kejahatannya nyaris identik, meliputi:
1. Pencarian korban
Tahap pencarian korban, cara kerjanya seperti menjala ikan. Tebar pesona dimana-mana (kampus, FB, twitter, organisasi, dll), hingga memiliki banyak link. Bisa berupa tatapan mata, senyuman, sapaan, dan obrolan ringan. Lalu korban diseleksi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria biasanya lebih tinggi dari kualitas si pelaku sendiri. Kriteria harusnya sesuai dengan diri si pelaku. Tapi biasanya hanya dinilai dari penampilan, harta, tingkat kesulitan, popularitas, pintar, dll.
2. Perkenalan
Setelah seleksi (udah kaya paling sempurna aja pakai seleksi segala), beberapa kandidat ditetapkan. Lalu pelaku mencoba berkenalan dengan korban, biasanya dengan modus ingin menjadi teman. Atau untuk jenis pecundang, nyuri nomor HPnya. Neror dulu, setelah mau dipaksa kenalan baru ngaku nama. Maksa jadi teman tiap hari, sms yang ga penting. Ujung-ujungnya minta ketemuan.
”met malem..” ih… Bodoh banget dah! Malem pake diselametin..hahaha
”kamu udah makan belom?” hueks…!!! Emangnya baca sms kaya gitu bisa bikin kenyang apa?
”jangan telat makan ya!” cih… Emang apa yang bisa dia lakuin kalau telat makan? Dasar omong doang.
”aku mau berteman aja sama kamu” hua! Munafik! Ibarat kanker, gejala awal ga kerasa. Pelan-pelan nyerang semua organ terus mematikan!
Tebar sms dimana-mana, seperti menebar CV ke beberapa perusahaan. Kalau 1 perusahaan nolak, masih ada harapan di perusahaan lain.
Teman tapi semakin lama semakin menuntut & berlebihan. Kemudian berlagak jadi pejuang cinta sejati.
Pejuang sejati? Pernahkah kamu liat status atau wall FB/twitter/jejaring sosial lain, yang memperlihatkan orang bicara tentang cinta di tempat umum itu? Nah! Kira-kira dia sedang memasuki fase ini (bisa juga baru mau ke step 1 dan awal step 4)
3. Tembak
Setelah cukup dekat, kiranya korban telah masuk ke jebakan. Dilakukan proses menembak untuk memastikan korban mati ditangannya.
Kalau diterima masuk ke step 4, kalau ditolak masih ada kandidat lain (bisa juga balik ke step 1). Kadang semua kandidat menerima, lumayan buat selingan!
4. Monoton
Tantangan telah berlalu, hubungan awalnya sangat manis.
”aku ga akan ninggalin kamu sayang” cih.. Kalau putus bilang:
”aku cuma bercanda bilang kaya gitu, kamunya aja yang terlalu serius”
Lama-lama si pelaku bosan, hari-hari diisi dengan hal yang sama saja. Bagaimana tidak? Salah sendiri tidak mencari yang sesuai dengan dirinya.
5. Buang
Baru sadar ga butuh, lalu membuangnya dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.
”pengen aja”
”ga jodoh”
‘ga cocok”
”kamu telalu bla…bla…bla…”
Atau yang lebih parah maen ganti ban tanpa pemberitahuan.
6. Kembali ke step 1
Semua diulangi bagaikan lingkaran setan.
hmm.. 6 step di atas masih bisa dimodifikasi tergantung kreativitas si pelaku.
”Aku mencintaimu” kurang lebih artinya sama dengan ”Aku akan memanfaatkanmu sepenuhnya!”
Aku sendiri mengartikan ”Aku akan menipumu seumur hidup!”
hmm.. Lebih baik singkirkan sebelum terlambat. Kalau membunuh diperbolehkan, aku akan menebas kepalanya saat seseorang bilang cinta di depanku. Menusuk jantungnya juga boleh :)
Kata salah satu bekas temanku:
”Cinta adalah pemaksaan arti cinta itu sendiri”
hmm… Memang.. Saat kamu mencintai seseorang, kamu akan memakai caramu sendiri untuk mencintainya, walaupun dia tidak nyaman sama sekali. Cinta sejati adalah keadaan dimana pemaksaan itu tidak terasa lagi. Kedua pihak sama-sama menyukai caranya.
Cinta sejati? Yup.. Keadaan yang memungkinkan untuk saling memanfaatkan & menyakiti.
Mungkin itu artinya, tapi aku tetap tidak percaya.
Menurutku, cinta adalah sejenis penyakit akibat pengaruh hormon. Hormon dopamine, endorpin, fenylethilamin, adrenalin, dan hormon-hormon pendukung lainnya.
Hanya beberapa waktu bertahan, lalu akan menghilang dengan sendirinya.
Wajar jika orang jatuh cinta itu jadi bodoh. Dimana-mana yang namanya orang sakit itu kemampuan berpikirnya menurun.
Katanya tidak bisa hidup tanpa cinta? Tentu, kalian juga tidak bisa hidup tanpa sampah & bakteri.
Tolong jangan tulari aku!
Hmm.. Semoga kalian cepat sembuh..

BULSHIT !!!



Kau tanya, aku menjawab
kamu minta, aku berikan
ku sayangi kamu

Ku bicara, kamu yang diam
ku mendekat, kamu menghindar
separah inikah kamu dan aku

Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta, selalu cinta

Kamu hilang, aku menghilang
semua hilang yang tak kukira
jangan tanya lagi, tanya mengapa

Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta tapi kamu tidak
tapi kamu tidak, tapi kamu tidak

Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada, aku selalu ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta tapi kamu tidak
tapi kamu tidak, tapi kamu tidak
Tuesday, April 13, 2010

Cinta itu Tetap Saja, Luka

Detik berjalan, menit bergerak, dan jam merambat tanpa aku sadari. Hari berlalu. Puluhan minggu telah terlalui sejak saat itu. Tetap, tanpa makna. Cinta itu masih saja luka. Pun ketika hatiku tersentuh keindahan yang lain.

...

Dan kubiarkan diriku, sekedar mengetahui dengan sebutan apa aku bisa memanggilnya. Tanpa membiarkan rasa ingin tahuku mengungkap lebih jauh, bahkan untuk sekedar mengetahui namanya. Toh, pada akhirnya sama saja. Terlepas untukku, atau untuknya. Dariku, atau darinya. Bukankah jika ini adalah cinta, kelak ia menjelma menjadi sebuah luka?

Entahlah. Yang aku tahu, suatu saat kelak, aku akan berterima kasih pada ia yang membuatku merasakan kembali apa yang kurasa tidak tersisa lagi untukku ini. Untuk saat ini, dan entah sampai kapan, biarlah ia, namanya, dan rasa ini, kusimpan untukku seorang.
Saturday, January 9, 2010

Cinta itu Luka

dulu, aku pernah membenci cinta, dengan sebuah kebencian yang terlalu dalam. bukan karena terluka. pun bukan penghianatan. tapi karena apa yang ia torehkan, luka, yang jauh melebihi dalamnya palung mariana.

cinta itu luka. bulan sebelas sebelum milenia kedua berlalu, dunia mengajarkan kepada hati rapuhku akan hal itu, untuk pertama kalinya. kehangatan, kasih sayang, dan cinta. semua hanya omong kosong belaka yang pada akhirnya akan selalu berujung dengan sebuah luka. apapun yang akan kita lakukan, dapat kita lakukan ataupun mampu kita lakukan. perpisahan, tangis, dan kematian. tetap pasti terjadi.

cinta itu luka. ketika ia diambil kembali oleh sang Pemilik. direnggut dari dunia ini. sebelum aku sempat mengucapkan kata maafku. sebelum aku sempat mengecup keningnya. dan kukutuk seisi dunia!

seandainya saja aku memiliki lebih banyak waktu.

...

hatiku tidak terluka, tapi pecah. meledak dan berkeping. serpihnyapun teramat kecil. berserakan, kotor bercampur debu, tangis dan darah hingga anjingpun enggan untuk memakannya. aku terdiam. aku hanya mampu menyaksikan semua keping itu meluruh, hilang direjam luka.

dan aku, sebagaimana bodohnya manusia yang kehilangan, kehilangan arah. tenggelam dalam gelapnya malam. langkahku gontai. dan hangatnya angin malam yang menusuk tulang belakangku, semakin menyesatkan langkahku. entah sudah berapa lama waktu berlalu. entah sudah berapa banyak kesalahan yang aku perbuat. bahkan aku lupa, apa saja yang telah terjadi. aku hilang.

...

tahunan telah berlalu ketika aku mulai tersadar. tidak ada lagi yang kusesali sedikitpun. apa yang terjadi terjadilah. karena toh, pada akhirnya mungkin semua itu adalah harga yang pantas kubayar dalam langkahku mengeja dan memahami kehidupan. hidupku tanpa penyesalan. hingga aku bertemu dirinya, sejak pagi itu aku melihatnya!

sejenak, kugantungkan asa patahkuku kepada iblis yang berkedok dibalik sebuah nama, "harapan". mungkin cinta itu ada. mungkin dia hadir untuk menyatukan apa yang dulu pecah dan bercecer. mungkin... akh! betapa bodohnya serpihan hatiku kan terjatuh untuk dia, sang bidadari pagi!

sejak pagi itu, sejak aku melihatnya, apa yang telah bertahun-tahun kubenci, kupuja seketika itu juga. cinta. kepada ia yang kukira adalah seorang bidadari, bidadari pagiku. sayang, ternyata pagi itu juga pula yang mengawali neraka duniaku. dengan luka yang jauh lebih dalam, dari apa yang sempat kuanggap sebagai yang terdalam sebelumnya.

...

siapapun yang bisa membaca judul tulisan ini akan tahu, tanpa harus kujelaskan. apa yang kuanggap benar, ternyata salah. tidak seharusnya aku berhenti membenci cinta. terlebih, tidak seharusnya aku mencintai sesosok bidadari yang kulihat pagi itu. tidak seharusnya! dan begitu banyak penyesalan terus mengalir dari pikiranku. sayang. baru setelah melalui semua ini aku tahu.

untuk kedua kalinya. cinta itu luka. sang bidadari pagikulah yang menyajikan neraka bagi seisi duniaku. keacuhan. penghianatan. kemunafikan. kepalsuan. bahkan pelacuran hati! semua sisi terburuk dari sebuah kata "cinta", ia tamparkan pada hidupku dalam satu malam. aku ingin memakinya "pelacur!" tapi aku tidak mampu. karena apa yang telah ia lakukan, bahkan jauh lebih rendah dari kata yang akan aku gunakan untuk memakinya.

andai saja aku diberi sedikit kuasa oleh sang Pemilik untuk mampu menatap apa yang akan terjadi. mungkin paling tidak, aku kini masih memiliki sedikit hati. meski terserpih. tapi paling tidak, masih ada sesuatu yang ada. tidak seperti sekarang. bukan lagi hampa. bahkan aku tidak tahu, adakah "kata" untuk melukiskan apa yang terjadi dengan hatiku.

mungkin sampai kelak ajal menjemputku, aku akan terus bertanya-tanya. apa salahku. terlebih padamu bidadari? setelah segala apa yang kulakukan. setelah semua yang kuberikan. setelah bertahun ini aku selalu menjagamu. menemanimu ketika hatimu resah. membuatmu tersenyum ketika matamu mulai basah. berkorban begitu banyak untukmu seorang. dan yang kudapati hanyalah, kata?

bahkan tanpa penjelasan...

dan seperti biasa. bibirmu terkunci rapat ketika aku meminta penjelasan. memang aku tahu, kamu tidak pernah menjelaskan. itu juga kan yang terjadi padaku? hingga mereka membenciku. dan membunuh jiwaku seketika dengan menjauhkan kamu dariku. adalah karena diammu. karena bagimu, tidak pantas seorang aku memperoleh pembelaan. dan kembali aku bertanya, kenapa? ataukah sebenarnya itu inginmu? jika tidak, kenapa hanya itu satu-satunya kesimpulan yang mampu kudapati? pernahkah rasa itu ada padamu?

sungguh, hanya seperti membalik telapak tangan, sebenarnya aku bisa membuat dirimu lebih hina dari iblis dimata semua orang. membuat semua bibir mencibir, membuat semua mata mengernyit. tapi aku bersumpah tidak akan pernah membalas sebuah FITNAH dengan FITNAH. terlebih kepadamu, jika hanya untuk membuatmu tahu seperti apa rasanya kehilangan karena sebuah fitnah. tidak sekarang, besok, atau kapanpun. aku pasrah.

akh. betapa bodohnya aku yang kembali bertanya. mungkin hanya yaumul hisab yang mampu membuat kamu membuka mulutmu. menyuarakan apa kata hatimu. bukan sekedar diam, menurut dan menangis. dan kelak, ketika itu, aku dan kamulah yang akan dimintai pertanggung jawaban, bukan dia, bukan siapapun.

dan semua sia-sia. semua berakhir.

...

dan aku mengutuk kekalutan dan kegalauan tanpa akhir ini.

terkadang, aku berharap, akan lebih baik jika sang Pemilik mengambilmu, sebelum semua ini terjadi. meski aku akan kembali pecah. namun paling tidak, di sang bidadari pagi di hatiku yang kembali bercecer, tetap akan seindah apa yang mampu kuingat. seindah sesosok wanita yang membuatku, kembali merasakan rasa. dan aku membencimu, yang telah menodai sosok itu dengan pelacuran!

sesalku bertambah satu, menyadari bahwa ia yang aku cintai selama ini tidak ada bedanya dengan pelacur yang otak dan hatinya hanya sebatas materi. dan satu lagi, menyadari betapa bodohnya aku yang tidak menyadari semua itu selama ini. dan satu lagi, karena aku tetap mencintainya. kerena betapa dahsyat luka, pedih dan semua kekecewaan ini belum cukup mampu membuatku membencinya melebihi aku mencintainya...

cinta itu luka. cinta itu tidak ada. yang ada materi. bukankah demikian bidadari?